Ditulis pada tanggal 3 June 2014, oleh admin, pada kategori Kegiatan, News

DSC04117 copy DSC04114 2Suatu kehormatan bagi Jurusan Biologi karena Prof.Dr. Ir. Y. Purwanto, DEA, Direktur Eksekutif Komite Nasional Program MAB-UNESCO Indonesia, LIPI berkenan untuk menjadi penguji Ujian Terbuka Mahasiswa Program Studi Doktor Biologi dan memberikan kuliah tamu dengan tema “Etnobiologi dan Cagar Biosfer” pada Senin, 2 Juni 2014 bertempat di Ruang Pertemuan Jurusan Biologi.

Dalam kuliah tamu tersebut, beliau menyampaikan bahwa Ecosystem Services di Indonesia memiliki nilai ekonomi yang tinggi jika bisa dikelola dengan baik. Sayangnya, untuk mewujudkan hal tersebut, banyak sekali tantangan dan kendala yang harus dihadapi. Beberapa kendala tersebut adalah kendala politik dan invesitasi. Kurangnya dukungan pemerintah dan investasi menghambat proses pengelolalaan biodiversitas. Begitu pula dengan banyaknya habitat yang hilang dan bahaya kebakaran hutan yang semakin menyulitkan pengelolaan tersebut.

Manusia, yang menjadi pengelola utama juga menjadi permasalahan terkini yang mempengaruhi pengelolaan biodiversitas. “Hambatan-hambatan budaya seperti sikap manusian yang menginginkan hasil instan, lebih bangga menggunakan produk luar negeri dan tidak menghargai produk lokal sangat menghambat proses pengelolaan biodiversitas,” jelasnya.

Oleh sebab itu, dibutuhkan peneliti-peneliti yang mampu menangani dan menyelesaikan tantangan-tantangan tersebut dan didukung pula oleh pemerintah dan masyarakat sehingga cita-cita pengelolaan biodiversitas dapat terwujud. Penelitian-penelitian tentang etnobiologi dan biodiversitas juga harus ditingkatkan karena jumlahnya masih sedikit sekali sekitar 0,05 % saja.